Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 08/09/2012 17:40 WIB

Quick Count LSN: PAS Menangkan Pilwalkot Cimahi

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Lembaga Survey Nasional (LSN) memprediksi pasangan Atty Suharti Tochija/Sudiarto (PAS) unggul dalam pemilihan walikota (Pilwalkot) Cimahi yang digelar hari ini, Sabtu (8/9/2012).

Pasangan yang diusung koalisi PPP, Partai Golkar, PKB, dan PBB tersebut unggul tipis dari pasangan Supiyardi/EncepSaefulloh (SAE). PAS memperoleh 41,32 persen suara, sementara SAE memperoleh 38,14 persen.

Dalam rilis yang diterima detikbandung, Manajer Riset LSN Denny Ramdhany mengatakan proses penghitungan cepat (Quick Count) mengambil sampel sebanyak 250 TPS yang tersebar di seluruh kelurahan yang ada di Kota Cimahi. "Metode penentuan sampel yang digunakan LSN adalah sistematic random sampling dengan margin of error kurang lebih 2 persen," ujarnya.

Pasangan Atty Suharti Tochija/Sudiarto yang dalam survei-survei LSN selalu unggul dari pasangan lainnya. Berikut hasil perolehan suara survey LSN:
1. Atty Suharti Tochija/Sudiarto dengan suara 41,32 persen
2. Supiyardi/EncepSaefulloh dengan suara 38,14 persen
3. ecep Rustandi/Eman Sulaemandengan suara 11,60 persen
4. Gantira Kusumah/Bambang Suprihatin dengan suara 4,11 persen
5. Ahmad Ramli Assegaf/Jumadi denga 4,84 persen

"Quick count LSN ini tentu bukanlah hasil resmi, melainkan lebih sebagai sebuah prediksi akademik. Tapiberdasarkan pengalaman di sejumlah daerah, hasil hitung resmi KPUD hampir tidak berbeda jauh dengan hasil quick count yang dilakukan LSN ," ujar Denny.





Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ern/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%