Detik.com News
Detik.com

Jumat, 31/08/2012 14:40 WIB

Lapas Anak Sukamiskin Mulai Beroperasi 2013

Tya Eka Yulianti - detikNews
Lapas Anak Sukamiskin Mulai Beroperasi 2013 ilustrasi
Bandung - Meski pembangunan Lapas Anak Sukamiskin saat ini baru mencapai 60 persen, namun napi anak perempuan sudah melakukan kegiatan di dalam lapas. Rencananya, lapas khusus anak laki-laki itu baru akan beroperasi secara efektif pada 2013 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jabar I Wayan K Dusak saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jabar, di Jalan Jakarta, Jumat (31/8/2012).

"Lapas Anak di Sukamiskin pembangunannya baru 60 persen. Kapasitasnya nanti sekitar 150 orang. Mungkin tahun depan lah bisa mulai dioperasikan," ujar Dusak.

Meski belum selesai, lapas yang berdekatan dengan Lapas Wanita Sukamiskin itu saat ini telah dipakai oleh napi anak wanita yang mendekam di Lapas Wanita Sukamiskin.

"Belum dipakai menginap. Jadi napi anak wanita setiap hari berkegiatan di Lapas Anak yang baru, tapi sore mereka kembali lagi ke Lapas Wanita," katanya.

Dusak menjelaskan, Lapas Anak Sukamiskin diperuntukan untuk menampung narapidana yang berusia di bawah 17 tahun. Hal itu dilakukan agar ada perlakuan berbeda pada anak.

"Untuk anak itu menanganinya berbeda dengan dewasa. Mereka bisa melakukan hal-hal yang justru di luar nalar orang dewasa," katanya.

Jika nanti Lapas Anak ini mulai beroperasi, maka napi anak wanita akan kembali berkegiatan di Lapas Wanita seperti biasa. Karena tak mungkin napi anak laki-laki dan perempuan digabung meski dibuat blok yang berbeda.

"Meski kemungkinan itu ada, seperti di Lapas Blitar, tapi kami lebih baik dipisah. Karena anak-anak di sini kan umurnya 17 tahun ke bawah, dan itu libidonya justru tinggi. Kami mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Dusak.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(tya/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%