Detik.com News
Detik.com
Selasa, 14/08/2012 16:19 WIB

Polisi Belum Temukan Barang Hilang Milik Pasutri yang Dibunuh

Baban Gandapurnama - detikNews
Polisi Belum Temukan Barang Hilang Milik Pasutri yang Dibunuh
Bandung - Hasil penyelidikan sementara polisi, di lokasi kejadian pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) di ruko Jalan Cibadak, belum ditemukan adanya barang berharga milik korban yang digondol pelaku. Warji (82), dan istrinya, Slamet (78), ditemukan tewas berlumuran darah dengan luka pada bagian kepala.

"Belum adanya indikasi barang berharga milik korban yang hilang. Tetapi kami masih meyelidikinya," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso saat ditemui di tempat kejadian perkara, Jalan Cibadak No. 328, RT 1 RW 1, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa (14/8/2012).

Abdul menyebutkan, pelaku diduga satu orang itu disinyalir masuk melalui pintu depan berbentuk rolling door yang dibuka menyamping. Waktu kejadian pembunuhan ada dua kemungkinan, bisa malam hari atau Senin kemarin, serta pagi hari tadi.

"Pelaku membunuh kedua korban dengan cara memukul menggunakan benda tumpul. Pakai kayu," ucap Abdul.

Kayu yang dimaksud, sambung Abdul, berupa bangku pendek berukuran kecil atau biasa disebut orang Sunda yakni jojodog.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%