detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Rabu, 01/08/2012 10:06 WIB

Pelatih Baru Persib Dikontrak Sebelum Kontrak Pemain Selesai

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) targetkan mengontrak pelatih sebelum kontrak pemain selesai. Tujuannya agar persiapan tim menjelang digelarnya kompetisi jauh lebih efektif. Meski di sisi lain, kompetisi belum jelas digelar kapan.

"Untuk (kontrak) pelatih, kita kejar sesegera mungkin sebelum kontrak pemain berakhir," ujar Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Selasa (31/7/2012).

Saat ini, kontrak para pemain Persib mayoritas berakhir September. Meski kompetisi usai, artinya para pemain secara sah tetap jadi milik Persib sebelum dikontrak klub lain. "Jadi sebelum kontrak selesai, pemain masih terikat dengan kita," tegasnya.

Kuswara mengatakan, prioritas PT PBB saat ini ada memburu pelatih yang dinilai mampu menjadikan Persib lebih baik dari musim lalu, bahkan mampu mewujudkan ambisi juara. Setelah pelatih, Persib baru akan melangkah pada urusan perekrutan pemain.

"Penentuan pemain ini bagaimanapun merupakan ranah pelatih," ucapnya. Dengan dikontraknya pelatih sebelum kontrak pemain usai, pelatih akan punya pilihan dalam menentukan skuadnya.

Sebelum kontrak pemain usai, pelatih diberi kewenangan untuk menentukan pemain musim lalu yang akan diperpanjang kontraknya. Dan setelah pelatih dikontrak, yang bersangkutan punya keleluasaan untuk merekrut pemain baru dari klub lain.

"Kita juga akan beri masukan ke pelatih pemain-pemain yang kira-kira cocok untuk memperkuat Persib. Itu hasil diskusi dengan tim pelatih dan beberapa pihak. Tapi keputusannya tetap ada di tangan pelatih," tandas Kuswara.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ors/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%