Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,487.000
-
Rp 15,598.000
Berita Lain
-
Kamis, 14/02/2013 10:20 WIB
Pasta Kalkun Pedas yang Bikin Nagih -
Kamis, 14/02/2013 07:54 WIB
Nongkrong Asik di Fussion Bistro -
Jumat, 08/02/2013 09:03 WIB
Nyam...Icip-icip Suki Thailand -
Selasa, 05/02/2013 11:34 WIB
Gurihnya Udang Goreng Telor Asin -
Selasa, 05/02/2013 07:43 WIB
Sensasi Renyah Kailan Kribo Dua Rasa -
Jumat, 01/02/2013 10:02 WIB
Sensasi Salmon Kaya Rempah Saus Lemon Butter
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 29/05/2013 18:17 WIB
Pesawat Terbang dan Helikopter Made in Bandung
Posted : siman_dolay
Selasa, 24/07/2012 12:13 WIB
Kolak Pedas 86, Nyoss di Tenggorokan
Avitia Nurmatari - detikBandung
Bandung -
Kolak pedas? Ya, namanya memang kolak pedas. Tapi jangan membayangkan kolak dimasak dengan cabai merah atau cabai rawit. Kolak tetap dimasak dengan resep semestinya, hanya kuahnya ada sedikit sensasi pedas hangat.
Kolak pedas 86 ini menggunakan kuah jahe merah dan gula aren. Sehingga air rebusan jahe tersebut menciptakan sensasi pedas hangat khas jahe di tenggorokan.
Menurut sang pemilik Kedai Kolak 86, Dicky F Djuhud (40), kolak pedas ini tercipta karena cuaca Bandung yang cenderung dingin. Maka terlintaslah ingin membuat makanan manis tapi sensasi pedas.
"Kalau kolaknya sendiri sudah manis. Tapi kuahnya dibuat rasa pedas tapi ada manisnya. Yang pas disajikan dengan kuah pedas ini candil sama bubur sumsum," tutur warga Lembang ini.
Di luar ide yang datang begitu saja, Dicky juga mengambil momen saat orang-orang banyak membicarakan kuliner pedas.
"Nah, jadi si Kolak Pedas 86 ini ibaratnya sebagai benang merah antara camilan keripik pedas itu. Ternyata memang enak, jahenya menyengat sehingga menghasilkan sensasi pedas," terang Dicky.
Setelah dicoba, kolak pedas ini memang memiliki rasa yang unik. Mirip seperti wedang ronde, namun kolaborasi rasa gurih bubur sumsum, manisnya candil dan kuah jahe yang pedas, menciptakan sensasi lain saat menyantapnya. Magrib nanti, coba kolak pedas yuk! Bisa dibeli di Jalan Halmahera, tak jauh dari Lapangan Saparua Bandung.
(avi/ern)
Kolak Pedas 86, Nyoss di Tenggorokan
Avitia Nurmatari - detikBandung
Kolak pedas 86 ini menggunakan kuah jahe merah dan gula aren. Sehingga air rebusan jahe tersebut menciptakan sensasi pedas hangat khas jahe di tenggorokan.
Menurut sang pemilik Kedai Kolak 86, Dicky F Djuhud (40), kolak pedas ini tercipta karena cuaca Bandung yang cenderung dingin. Maka terlintaslah ingin membuat makanan manis tapi sensasi pedas.
"Kalau kolaknya sendiri sudah manis. Tapi kuahnya dibuat rasa pedas tapi ada manisnya. Yang pas disajikan dengan kuah pedas ini candil sama bubur sumsum," tutur warga Lembang ini.
Di luar ide yang datang begitu saja, Dicky juga mengambil momen saat orang-orang banyak membicarakan kuliner pedas.
"Nah, jadi si Kolak Pedas 86 ini ibaratnya sebagai benang merah antara camilan keripik pedas itu. Ternyata memang enak, jahenya menyengat sehingga menghasilkan sensasi pedas," terang Dicky.
Setelah dicoba, kolak pedas ini memang memiliki rasa yang unik. Mirip seperti wedang ronde, namun kolaborasi rasa gurih bubur sumsum, manisnya candil dan kuah jahe yang pedas, menciptakan sensasi lain saat menyantapnya. Magrib nanti, coba kolak pedas yuk! Bisa dibeli di Jalan Halmahera, tak jauh dari Lapangan Saparua Bandung.
(avi/ern)


Sending your message
