Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 3,253.000
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 118,799.000
Berita Lain
-
Minggu, 19/05/2013 20:02 WIB
Real Count PDIP, Abubakar-Yayat Unggul di Pilbup Bandung Barat -
Minggu, 19/05/2013 15:14 WIB
Abubakar Menang Telak di TPS-nya -
Minggu, 19/05/2013 13:39 WIB
Petahana Optimis Bisa Jadi Bupati Bandung Barat Lagi -
Minggu, 19/05/2013 11:09 WIB
Satpol PP Sisir PKL, CFD Dago Tertib -
Minggu, 19/05/2013 10:09 WIB
Abubakar Nyoblos Bersama Keluarga di Lembang -
Minggu, 19/05/2013 08:33 WIB
Hari Ini, Warga KBB Pilih Bupati
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Senin, 06/05/2013 13:32 WIB
Ini Cara Asyik Belajar Sejarah Kota Bandung
Posted : aidiralazuardi
Jumat, 20/07/2012 16:21 WIB
Tukang Bunga Musiman di TPU Sirnaraga Laris Manis
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Bandung -
Meningkatnya jumlah peziarah menjelang puasa menjadi ladang tersendiri bagi para penjual bunga tabur. Jumlah pedagang bunga pun meningkat dibandingkan hari biasa. Mereka pun meraup untung besar menjelang Ramadan ini.
Kepala Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga Dadan Somantri menyebutkan, jumlah pegadang bunga yang biasa berjualan di TPU Sirnaraga hanya ada sekitar 30 penjual.
"Kalau penjual tetap sih paling hanya 30 pedagang. Kalau pedagang musiman yang menjelang Ramadan ini ada sampai 200," kata Dadan pada detikbandung saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Pajajaran, Jumat (20/7/2012).
Ia menyebut, para pedagang bunga kebanyakan merupakan para warga yang tinggal di sekitaran TPU. Mereka memanfaatkan momen ramainya pengunjung untuk meraup keuntungan.
Tak hanya pedagang bunga musiman, tukang parkir pun makin banyak. Untuk urusan parkir, Dadan menjelaskan meminta agar mereka tak meminta tarif parkir yang berlebihan.
"Kalau untuk tukang bunga sih tidak ada masalah. Cuma untuk tukang parkir, kami minta supaya tidak meminta uang parkir berlebihan. Nanti dikiranya kami yang minta," katanya.
Salah seorang penjual bunga, Oneng (31) mengaku sudah berjualan bunga sejak Senin lalu. Ia mengaku dalam sehari bisa meraup untung hingga Rp 500 ribu.
"Sebungkus bunga Rp 3.000 untuk airnya seridonya. Ya lumayan lah dapat untungnya, ramai soalnya yang dateng," tuturnya.
(tya/ern)
Tukang Bunga Musiman di TPU Sirnaraga Laris Manis
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Kepala Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga Dadan Somantri menyebutkan, jumlah pegadang bunga yang biasa berjualan di TPU Sirnaraga hanya ada sekitar 30 penjual.
"Kalau penjual tetap sih paling hanya 30 pedagang. Kalau pedagang musiman yang menjelang Ramadan ini ada sampai 200," kata Dadan pada detikbandung saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Pajajaran, Jumat (20/7/2012).
Ia menyebut, para pedagang bunga kebanyakan merupakan para warga yang tinggal di sekitaran TPU. Mereka memanfaatkan momen ramainya pengunjung untuk meraup keuntungan.
Tak hanya pedagang bunga musiman, tukang parkir pun makin banyak. Untuk urusan parkir, Dadan menjelaskan meminta agar mereka tak meminta tarif parkir yang berlebihan.
"Kalau untuk tukang bunga sih tidak ada masalah. Cuma untuk tukang parkir, kami minta supaya tidak meminta uang parkir berlebihan. Nanti dikiranya kami yang minta," katanya.
Salah seorang penjual bunga, Oneng (31) mengaku sudah berjualan bunga sejak Senin lalu. Ia mengaku dalam sehari bisa meraup untung hingga Rp 500 ribu.
"Sebungkus bunga Rp 3.000 untuk airnya seridonya. Ya lumayan lah dapat untungnya, ramai soalnya yang dateng," tuturnya.
(tya/ern)

Sending your message
