Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 21,474.000
-
Rp 2,834.000
Berita Lain
-
Sabtu, 18/05/2013 15:38 WIB
106 PNS Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Simpatik Lodaya -
Sabtu, 18/05/2013 13:26 WIB
Istri Minta Dada Rosada Jangan Mangkir Diperiksa KPK -
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Usai Rumah Digeledah KPK, Dada Absen Buka Bandung Fashion -
Jumat, 17/05/2013 17:57 WIB
Kecelakaan Kerja, 2 Pekerja Hotel Pullman di Dago Patah Tulang -
Jumat, 17/05/2013 15:45 WIB
2 Periode Kepemimpinan Dada Rosada, Alokasi APBD Tidak Proporsional -
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB
KPK Diduga Geledah Kamar Tidur Dada Rosada di Pendopo
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Senin, 06/05/2013 13:32 WIB
Ini Cara Asyik Belajar Sejarah Kota Bandung
Posted : aidiralazuardi
Kamis, 21/06/2012 12:53 WIB
Sebelum Tewas, Anton Pamit Wawancara Kerja pada Keluarga
Erna Mardiana - detikBandung
Bandung -
Orangtua Anton Setian (29), Cece, shock. Kepergian anaknya tak ia duga sama sekali. Betapa tidak, Rabu (20/6/2012) anaknya pamitan untuk wawancara kerja. Bahkan Rabu malam masih sempat kontak melalui telepon, namun Kamis pagi mendapat kabar dari RSHS jika anaknya sudah meninggal dunia.
"Kemarin dia pamitan buat wawancara kerja. Saya telepon jam 9 malam nanya dia di mana, katanya lagi dibonceng ama temennya. Trus jam 10 malam saya telepon lagi suruh pulang, dia lg ama temennya," ujar Cece, ayah Anton, ditemui di Kamar Jenazah RSHS, Jalan Rumahsakit, Kamis (21/6/2012).
Sekitar pukul 02.30 WIB, ditelepon lagi tidak diangkat. "Tahu-tahu tadi pagi ditelepon RSHS, katanya anak saya sudah meninggal," tuturnya.
Anton Setian (29) tewas bersimbah darah dalam perjalanan menuju RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Anton alami tiga luka tusuk di pinggang kiri dan telinga kiri. Pelaku pembunuhan tak lain temannya sendiri inisial AIK.
Anton bersama tiga kawannya yaitu AIK, S, dan R berangkat dari Tubagus Ismail menuju Jalan Braga, dengan menggunakan mobil S.
Sampai di Jalan Braga, tepatnya seberang Caesar Palace, mereka nangkring sambil minum-minum. Sekitar pukul 01.00 WIB, mereka pun pulang. Entah apa yang jadi pemicu, Anton dan AIK terlibat cekcok di dalam mobil. Lalu turun di Jalan Wastukencana. Keduanya pun terlibat perkelahian sehingga Anton pun ambruk bersimbah darah. Anton meninggal dalam perjalanan menuju RSHS.
(ern/ern)
Sebelum Tewas, Anton Pamit Wawancara Kerja pada Keluarga
Erna Mardiana - detikBandung
"Kemarin dia pamitan buat wawancara kerja. Saya telepon jam 9 malam nanya dia di mana, katanya lagi dibonceng ama temennya. Trus jam 10 malam saya telepon lagi suruh pulang, dia lg ama temennya," ujar Cece, ayah Anton, ditemui di Kamar Jenazah RSHS, Jalan Rumahsakit, Kamis (21/6/2012).
Sekitar pukul 02.30 WIB, ditelepon lagi tidak diangkat. "Tahu-tahu tadi pagi ditelepon RSHS, katanya anak saya sudah meninggal," tuturnya.
Anton Setian (29) tewas bersimbah darah dalam perjalanan menuju RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Anton alami tiga luka tusuk di pinggang kiri dan telinga kiri. Pelaku pembunuhan tak lain temannya sendiri inisial AIK.
Anton bersama tiga kawannya yaitu AIK, S, dan R berangkat dari Tubagus Ismail menuju Jalan Braga, dengan menggunakan mobil S.
Sampai di Jalan Braga, tepatnya seberang Caesar Palace, mereka nangkring sambil minum-minum. Sekitar pukul 01.00 WIB, mereka pun pulang. Entah apa yang jadi pemicu, Anton dan AIK terlibat cekcok di dalam mobil. Lalu turun di Jalan Wastukencana. Keduanya pun terlibat perkelahian sehingga Anton pun ambruk bersimbah darah. Anton meninggal dalam perjalanan menuju RSHS.
(ern/ern)

Sending your message