Cari Penawaran Terbaik di Sini



Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 21/06/2012 12:53 WIB
Sebelum Tewas, Anton Pamit Wawancara Kerja pada Keluarga
Erna Mardiana - detikBandung

Bandung - Orangtua Anton Setian (29), Cece, shock. Kepergian anaknya tak ia duga sama sekali. Betapa tidak, Rabu (20/6/2012) anaknya pamitan untuk wawancara kerja. Bahkan Rabu malam masih sempat kontak melalui telepon, namun Kamis pagi mendapat kabar dari RSHS jika anaknya sudah meninggal dunia.

"Kemarin dia pamitan buat wawancara kerja. Saya telepon jam 9 malam nanya dia di mana, katanya lagi dibonceng ama temennya. Trus jam 10 malam saya telepon lagi suruh pulang, dia lg ama temennya," ujar Cece, ayah Anton, ditemui di Kamar Jenazah RSHS, Jalan Rumahsakit, Kamis (21/6/2012).

Sekitar pukul 02.30 WIB, ditelepon lagi tidak diangkat. "Tahu-tahu tadi pagi ditelepon RSHS, katanya anak saya sudah meninggal," tuturnya.

Anton Setian (29) tewas bersimbah darah dalam perjalanan menuju RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Anton alami tiga luka tusuk di pinggang kiri dan telinga kiri. Pelaku pembunuhan tak lain temannya sendiri inisial AIK.

Anton bersama tiga kawannya yaitu AIK, S, dan R berangkat dari Tubagus Ismail menuju Jalan Braga, dengan menggunakan mobil S.

Sampai di Jalan Braga, tepatnya seberang Caesar Palace, mereka nangkring sambil minum-minum. Sekitar pukul 01.00 WIB, mereka pun pulang. Entah apa yang jadi pemicu, Anton dan AIK terlibat cekcok di dalam mobil. Lalu turun di Jalan Wastukencana. Keduanya pun terlibat perkelahian sehingga Anton pun ambruk bersimbah darah. Anton meninggal dalam perjalanan menuju RSHS.

(ern/ern)


Share

Baca juga :