Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 15,598.000
-
Rp 2,487.000
Berita Lain
-
Rabu, 19/06/2013 19:46 WIB
Pilwalkot Bandung
Pasangan Buzal Laporkan Kinerja KPU ke Panwaslu -
Rabu, 19/06/2013 19:27 WIB
Pilwalkot Bandung
Terkait Surat Suara Cacat, Ini Antisipasi yang Dilakukan Polisi -
Rabu, 19/06/2013 18:52 WIB
Pilwalkot Bandung
Ini Tanggapan Sejumlah Kandidat Soal Surat Suara Cacat -
Rabu, 19/06/2013 18:11 WIB
Biofarma Usulkan Transfer Teknologi dengan Negara Anggota OKI -
Rabu, 19/06/2013 15:59 WIB
Wali Kota Bogor Digugat ke PTUN Bandung Terkait Izin Pembangunan Hotel -
Rabu, 19/06/2013 15:58 WIB
Polisi Klaim Bandung Kondusif Selama Kampanye Pilwalkot
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 29/05/2013 18:17 WIB
Pesawat Terbang dan Helikopter Made in Bandung
Posted : siman_dolay
Selasa, 19/06/2012 14:09 WIB
Tanwir Muhammadiyah di Bandung akan Bahas Persoalan Bangsa
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Tanwir (permusyawaratan tertinggi tingkat nasional di bawah muktamar) Muhammadiyah akan digelar di Kota Bandung pada 21-24 Juni. Kegiatan berkumpulnya para pengurus Muhammadiyah dari berbagai daerah itu akan membahas persoalan bangsa.
"Agenda yang ada dalam tanwir nanti lebih dititikberatkan pada pencerahan ke dalam, bukan sebagai ajang politik," kata Ketua Panitia Lokal Tanwir Rafani Achyar saat ditemui di Kantor DPW Muhammadiyah Jabar, Jalan Sancang, Selasa (19/6/2012).
Ajang politik yang dimaksud misalnya pembahasan atau penetapan Ketum PP Muhammadiyah Din Samsudin sebagai capres pada pemilu 2014 mendatang. "Tidak mungkin, (tanwir) itu bukan maqomnya (tempatnya -red)," ucapnya.
Menurutnya, banyak hal yang akan dibahas dalam tanwir nanti. Selain perbaikan internal, tanwir akan dipakai untuk membahas berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia seperti ekonomi dan sosial.
Bahkan persoalan politik juga akan dibahas untuk perbaikan Indonesia ke depan. "Tapi yang jelas kita tidak akan terjun ke arah politik praktis. Sesuai temanya, tanwir ini akan memberi pencerahan dan solusi kongkret dalam berbagai hal," tegasnya.
Hasil dari tanwir nanti adalah berupa rekomendasi yang dinilai berguna bagi Indonesia. "Kalau memungkinkan, nanti rekomendasi itu akan disampaikan ke pemerintah pusat sebagai bahan untuk perbaikan ke depan," papar Rafani.
Sementara dalam tanwir nanti akan ada berbagai rangkaian kegiatan. Dalam kegiatan pembukaan di Gedung Merdeka pada Kamis (21/6/2012) rencananya dilakukan Wapres Boediono.
Setelah pembukaan, kegiatan akan dipusatkan di Hotel Horison hingga selesai. Total peserta yang akan hadir berjumlah 310 orang perwakilan se-Indonesia dan jemaah sekitar 1.500 orang yang berasal dari Jabar.
(ors/ern)
Tanwir Muhammadiyah di Bandung akan Bahas Persoalan Bangsa
Oris Riswan Budiana - detikBandung
"Agenda yang ada dalam tanwir nanti lebih dititikberatkan pada pencerahan ke dalam, bukan sebagai ajang politik," kata Ketua Panitia Lokal Tanwir Rafani Achyar saat ditemui di Kantor DPW Muhammadiyah Jabar, Jalan Sancang, Selasa (19/6/2012).
Ajang politik yang dimaksud misalnya pembahasan atau penetapan Ketum PP Muhammadiyah Din Samsudin sebagai capres pada pemilu 2014 mendatang. "Tidak mungkin, (tanwir) itu bukan maqomnya (tempatnya -red)," ucapnya.
Menurutnya, banyak hal yang akan dibahas dalam tanwir nanti. Selain perbaikan internal, tanwir akan dipakai untuk membahas berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia seperti ekonomi dan sosial.
Bahkan persoalan politik juga akan dibahas untuk perbaikan Indonesia ke depan. "Tapi yang jelas kita tidak akan terjun ke arah politik praktis. Sesuai temanya, tanwir ini akan memberi pencerahan dan solusi kongkret dalam berbagai hal," tegasnya.
Hasil dari tanwir nanti adalah berupa rekomendasi yang dinilai berguna bagi Indonesia. "Kalau memungkinkan, nanti rekomendasi itu akan disampaikan ke pemerintah pusat sebagai bahan untuk perbaikan ke depan," papar Rafani.
Sementara dalam tanwir nanti akan ada berbagai rangkaian kegiatan. Dalam kegiatan pembukaan di Gedung Merdeka pada Kamis (21/6/2012) rencananya dilakukan Wapres Boediono.
Setelah pembukaan, kegiatan akan dipusatkan di Hotel Horison hingga selesai. Total peserta yang akan hadir berjumlah 310 orang perwakilan se-Indonesia dan jemaah sekitar 1.500 orang yang berasal dari Jabar.
(ors/ern)


Sending your message