Detik.com News
Detik.com
Jumat, 15/06/2012 17:38 WIB

Wow, Siswi Bekasi Raih Nilai UN SD Tertinggi

Erna Mardiana - detikNews
Wow, Siswi Bekasi Raih Nilai UN SD Tertinggi
Bandung - Audrey Kumala berhasil meraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) tingkat SD tahun 2012 di Jawa Barat. Siswi kelas 6 SD Al Azhar 12 Cikarang Kabupaten Bekasi itu mengalahkan puluhan ribu siswa SD lainnya di Jabar dengan nilai sempurna, 10.

Atas prestasinya itu, Audrey pun menerima penghargaan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat di Gedung Balai Latihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kejuruan Jalan Pahlawan Kota Bandung, kemarin (14/6/2012).

"Penghargaannya memang hanya piagam dan uang untuk buku. Namun kita perlu memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas prestasi ini, terutama pemerintah. Pemerintah bisa memberikan perhatian karena kalau nilainya 10 mungkin sudah bisa bersaing di tingkat nasional, kata Ny Kokom, orang tua Audrey dalam rilis yang diterima detikbandung, Jumat (15/6/2012).

Kokom mengaku tak menyangka anaknya meraih nilai UN tertinggi. Sebelumnya, dia mengaku mendapat undangan dari Disdik Kabupaten Bekasi via telepon. Undangan itu, kata Kokom, berasal dari Dinas Provinsi Jawa Barat.

"Ternyata anak saya mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian nasional tahun ini. Waktu diumumkan juga anaknya tidak paham. Dia cuma bilang, itu kan nomor ujian aku," kata Kokom.

Menurut Kokom, siswa yang meraih nilai 10 pada UN SD 2012 di Jawa Barat hanya satu. Namun, dia mengaku tidak mengetahui di tingkat nasional.

"Secara nasional kita belum tahu ada berapa orang. Kalau ia bisa berkiprah di tingkat nasional mungkin akan lebih meningkatkan minat dan gairah belajar lagi pada anaknya," kata Kokom.

Sementara itu, Audrey Kumala menyatakan, pada pengumuman nilai UN tertinggi itu, ada tujuh orang yang menjadi siswa terbaik. Namun, dari tujuh itu, hanya dia yang meraih nilai 10. Setelah saya, juara dua sampai empat nilainya 29,6. Sedangkan tiga siswa lagi nilainya 29,4," kata Audrey.

Dia berharap bisa bertemu Presiden SBY. Menurutnya, anak Indonesia akan semakin pintar dan memiliki potensial yang luar biasa. "Saya ingin ketemu Pak SBY," katanya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ern/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%