Cari Penawaran Terbaik di Sini



Berita Lain

Indeks Berita

Rabu, 13/06/2012 16:55 WIB
Harga Elpiji Mahal, Pertamina Bantah Pasokan Kurang
Oris Riswan Budiana - detikBandung

Bandung - Mahalnya harga elpiji 3 kilogram dikeluhkan para buruh se-Bandung Raya dengan menggelar aksi di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (13/6/2012). Meski begitu, Pertamina membantah jika pasokan elpij 3 kilogram ke sejumlah daerah masih kurang.

Sales Area Manajer LPG PT Pertamina Region III Dwi Manovari mengatakan, Pertamina sudah melakukan operasi pasar ke sejumlah daerah sejak dua minggu lalu. Ia pun meolak jika dikatakan pasokan elpiji ke sejumlah daerah tidak merata.

"Operasi pasar sudah dilakukan. Dari pantauan kami, serapan operasi pasar malah sudah mulai mengecil sejak seminggu terakhir," kata Dwi saat ditemui di DPRD Jabar.

Sejak seminggu terakhir, pasokan elpiji yang dikirim ke berbagai daerah di Bandung Raya relatif berkurang serapannya. Misalnya ketika Pertamina membawa 560 tabung gas ke satu daerah, yang laku hanya di kisaran 100-150 tabung.

"Tapi meski serapan sudah berkurang, kita tetap akan melakukan ini hingga dirasakan cukup," jelas Dwi.

Disinggung soal mahalnya harga elpiji 3 kilogram di beberapa daerah, Dwi menyebut itu hanya faktor psikologis semata. Sebab beberapa waktu lalu, elpiji sulit didapatkan masyarakat karena ada pembatasan subsidi.

"Ini faktor psikologis saja. Dan harga yang tidak wajar itu kebanyakan itu ada di pengecer-pengecer di luar pangkalan dan agen resmi," paparnya.

Dwi pun mengimbau pada masyarakat untuk segera melapor ke Pertamina atau pemerintah daerah masing-masing jika terjadi kelangkaan atau harga elpiji yang mahal. "Jadi masyarakat tidak perlu panik, Pertamina akan memenuhi semua kebutuhan masyarakat," tandasnya.

(ors/ern)


Share

Baca juga :