Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 7,665.000
-
Rp 2,487.000
Berita Lain
-
Selasa, 18/06/2013 19:07 WIB
Kepala SMKN 4 Bandung Jadi Tersangka Kasus Pencabulan -
Selasa, 18/06/2013 18:49 WIB
Unpad Segera Keluarkan SK Rektor Soal Dosen Plagiat -
Selasa, 18/06/2013 18:24 WIB
Pilwalkot Bandung
Pasangan Rido Berpotensi Menang Satu Putaran Versi LPPM Unpad -
Selasa, 18/06/2013 17:18 WIB
PT EGI Berharap Pemkot tak Batalkan Komitmen Pembangunan Baksil -
Selasa, 18/06/2013 16:41 WIB
Sejumlah Pakar Menilai Program Cawalkot tidak Realistis -
Selasa, 18/06/2013 16:26 WIB
Pasutri Muda Kompak Curi Motor
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 29/05/2013 18:17 WIB
Pesawat Terbang dan Helikopter Made in Bandung
Posted : siman_dolay
Senin, 21/05/2012 16:06 WIB
HLKI Juga Laporkan Kerusakan Jalan ke Ombudsman
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) melaporkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, DPRD Jabar dan Pertamina ke Ombudsman Jabar karena terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Selain itu, HLKI juga melaporkan Gubernur dan DPRD Jabar atas kerusakan jalan yang terjadi di Jabar.
"Hari ini kita memang melaporkan dua hal. Pertama karena kelangkaan elpiji, kedua tentang kerusakan jalan," kata Ketua HLKI Jabar Firman Turmanantara di Kantor Ombudsman Jabar, Jalan PHH Mustofa, Senin (21/5/2012).
Menurutnya, ada 8 undang-undang yang dilanggar kedua pihak itu. Keduanya dianggap bertanggungjawab atas kerusakan karena merupakan penanggungjawab pemerintahan, termasuk dalam urusan kerusakan jalan.
"Ada 8 undang-undang yang dilanggar di antaranya soal penyelenggaraan jalan, pembiaran jalan belubang, pidana dan perdata tentang lalu lintas, serta pelayanan konsumen," jelas Firman.
Akibat rusaknya jalan, ia menyebut ada sejumlah korban, baik luka hingga meninggal dunia. "Di Cadas Pangeran misalnya, sudah ada dua orang meninggal karena jalan rusak," paparnya.
Di Bandung, jalan yang rusak di antaranya Jalan Cipedes, Ciwastra dan Braga. Sementara di daerah lain kerusakan jalan terjadi di Ciamis, Tasik, serta Jabar bagian selatan.
Ia juga menyoroti jalan tol yang mengalami kerusakan di beberapa titik, padahal tiket selalu naik. "Mudah-mudahan laporan ini ditindaklanjuti secepatnya," harap Firman.
Soal siapa yang nantinya bertanggungjawab, ia menyebut itu urusan belakangan. Yang jelas, ia melaporkan Gubernur dan DPRD Jabar karena merupakan pemangku kebijakan tertinggi di Jabar.
(ors/avi)
HLKI Juga Laporkan Kerusakan Jalan ke Ombudsman
Oris Riswan Budiana - detikBandung
"Hari ini kita memang melaporkan dua hal. Pertama karena kelangkaan elpiji, kedua tentang kerusakan jalan," kata Ketua HLKI Jabar Firman Turmanantara di Kantor Ombudsman Jabar, Jalan PHH Mustofa, Senin (21/5/2012).
Menurutnya, ada 8 undang-undang yang dilanggar kedua pihak itu. Keduanya dianggap bertanggungjawab atas kerusakan karena merupakan penanggungjawab pemerintahan, termasuk dalam urusan kerusakan jalan.
"Ada 8 undang-undang yang dilanggar di antaranya soal penyelenggaraan jalan, pembiaran jalan belubang, pidana dan perdata tentang lalu lintas, serta pelayanan konsumen," jelas Firman.
Akibat rusaknya jalan, ia menyebut ada sejumlah korban, baik luka hingga meninggal dunia. "Di Cadas Pangeran misalnya, sudah ada dua orang meninggal karena jalan rusak," paparnya.
Di Bandung, jalan yang rusak di antaranya Jalan Cipedes, Ciwastra dan Braga. Sementara di daerah lain kerusakan jalan terjadi di Ciamis, Tasik, serta Jabar bagian selatan.
Ia juga menyoroti jalan tol yang mengalami kerusakan di beberapa titik, padahal tiket selalu naik. "Mudah-mudahan laporan ini ditindaklanjuti secepatnya," harap Firman.
Soal siapa yang nantinya bertanggungjawab, ia menyebut itu urusan belakangan. Yang jelas, ia melaporkan Gubernur dan DPRD Jabar karena merupakan pemangku kebijakan tertinggi di Jabar.
(ors/avi)

Sending your message
