detikcom

Jumat, 04/05/2012 17:45 WIB

Korban Penembakan di Hegarmanah Bos Perusahaan Jasa Security

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Husein Komara, korban penembakan di Jalan Kapten Tendean atau Hegarmanah merupakan bos perusahaan outsourcing keamanan (security) Red Guard di Bandung. Korban selama ini dikenal sebagai sosok yang baik.

Informasi bahwa Husein adalah pemilik perusahaan jasa keamanan itu diperoleh dari Pepy (40) yang merupakan teman Husein.

"Iyah memang betul itu," kata Pepy saat wartawan meminta konfirmasi tentang benar tidaknya Hs adalah pemilik perusahaan pemasok satpam itu saat tengah melayat ke Kamar Jenazah RS Hasan Sadikin, Jalan Rumah Sakit, Jumat (4/5/2012).

Pantauan detikbandung di kamar jenazah terlihat belasan pria berbadan tegap. Beberapa di antaranya terlihat mengenakan seragam security hitam dengan name tag berlogo Red Guard.

Masih menurut Pepy, Husein dikenal sebagai orang yang baik dan banyak teman. Ia pun mengaku tak tahu, teman lamanya itu sedang memiliki masalah apa.

"Saya enggak tau dia punya masalah apa. Tapi kan semua orang juga punya masalah," tuturnya.

Sementara itu, paman Husein, Erik tak mau berkomentar banyak atas musibah ini. "Keluarga masih berduka. Kami tidak tahu apa-apa," katanya singkat.

Menurut informasi yang dihimpun detikbandung perusahaan jasa mikik Husein berkantor di Jalan Otto Iskandardinata.

Sebelumnya diberitakan, mobil Avanza meluncur dari bawah ke atas. Posisi jalan memang menanjak. Posisirumah nomor 42 berada di sebelah kanan (dari arah bawah-red). Mobil yang terparkir, moncong depannya mengarah ke bawah.

Mobil Avanza itu melewati mobil yang terparkir kemudian memutar dan meluncur ke bawah. Lalu terdengar dua kali letusan kencang. Korban sempat mengejar mobil pelaku, namun hanya sekitar 150 meter. Mobil korban oleng dan menabrak seng pembatas lahan kosong. Korban tewas di balik kemudi.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(tya/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%