Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 5,192.000
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,808.000
Berita Lain
-
Sabtu, 25/05/2013 16:33 WIB
Sudah Sepekan Dada Rosada 'Menghilang' -
Sabtu, 25/05/2013 14:57 WIB
Hanya 4 Kandidat Pilwalkot yang Ikut Sosialisasi Gabungan Hari Pertama -
Sabtu, 25/05/2013 13:06 WIB
Pemkot Siap Hadap Gugatan Masyarakat Terkait Pembangunan Baksil -
Jumat, 24/05/2013 18:30 WIB
Tiga Hari Polisi Kawal 21 Vihara dan Klenteng di Bandung -
Jumat, 24/05/2013 17:30 WIB
Ridwan Kamil Luncurkan Mobil Penjernih Air -
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB
Polisi akan Razia Siswa yang Konvoi Rayakan Kelulusan UN SMA
Indeks Berita
Forum Bandung
Selasa, 01/05/2012 12:28 WIB
Buruh Tuntut 1 Mei Libur Nasional dan Upah Layak
Baban Gandapurnama - detikBandung
Bandung -
Ribuan buruh dari sejumlah kelompok yang turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Gedung Sate, menyerukan tuntutan seragam. Dalam aksi unjuk rasa itu perwakilan buruh silih berganti melakukan orasi.
Elemen buruh dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992, Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh (GSPB) berdemonstrasi secara tertib.
"Jadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Kami menuntut juga berikan upah layak nasional bagi seluruh buruh," ujar Ketua SBSI 1992 Jabar, Ajat Sudrajat, saat ditemui di lokasi aksi, Selasa (1/5/2012).
Ajat mengatakan, buruh tak bakal berhenti memperjuangkan haknya. Momen May Day ini dijadikan bentuk kekuatan buruh untuk menuntut kesejahteraan.
"Tuntutan buruh ini semua sama. Yakni tolak kenaikan harga BBM, TDL, hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing, dan berikan jaminan sosial," kata Ajat.
Para buruh ini membawa sejumlah poster yang antara lain isinya bertulis, 'Upah Layak Sekarang Juga', 'Stop Union Busting', dan 'Stop Pemberangusan Serikat Buruh'. Aksi mereka hingga pukul 11.30 WIB masih berlangsung.
(bbn/ern)
Buruh Tuntut 1 Mei Libur Nasional dan Upah Layak
Baban Gandapurnama - detikBandung
Elemen buruh dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992, Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh (GSPB) berdemonstrasi secara tertib.
"Jadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Kami menuntut juga berikan upah layak nasional bagi seluruh buruh," ujar Ketua SBSI 1992 Jabar, Ajat Sudrajat, saat ditemui di lokasi aksi, Selasa (1/5/2012).
Ajat mengatakan, buruh tak bakal berhenti memperjuangkan haknya. Momen May Day ini dijadikan bentuk kekuatan buruh untuk menuntut kesejahteraan.
"Tuntutan buruh ini semua sama. Yakni tolak kenaikan harga BBM, TDL, hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing, dan berikan jaminan sosial," kata Ajat.
Para buruh ini membawa sejumlah poster yang antara lain isinya bertulis, 'Upah Layak Sekarang Juga', 'Stop Union Busting', dan 'Stop Pemberangusan Serikat Buruh'. Aksi mereka hingga pukul 11.30 WIB masih berlangsung.
(bbn/ern)



Sending your message
