Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,821.000 -
Rp 3,253.000
Berita Lain
-
Selasa, 21/05/2013 15:20 WIB
Pelantikan Aher-Deddy Mizwar Jadi Gubernur-Wagub Jabar Dihadiri 3.600 Orang -
Selasa, 21/05/2013 14:21 WIB
Telusuri Jejak Kriminal Klewang di Bandung, Ini Jawaban Polisi -
Selasa, 21/05/2013 13:40 WIB
Batal Dapat Mobil Baru, Aher: Pakai Becak pun Saya tak Masalah -
Selasa, 21/05/2013 13:35 WIB
Usai Diperiksa KPK, Istri Dada: Bapak Sudah Bekerja Lagi -
Selasa, 21/05/2013 12:49 WIB
Diduga Mayat Bertato Naga Sengaja Dibuang di Kebun Pisang -
Selasa, 21/05/2013 12:41 WIB
Ramai Di-mention di Twitter, Aher Batalkan Beli Mobil Dinas Rp 1 M
Indeks Berita
Forum Bandung
Rabu, 25/04/2012 17:04 WIB
Wow, Cagub Gerindra Harus Siapkan Dana Rp 430 M untuk Kampanye
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Para bakal calon (balon) gubernur maupun wagub yang mendaftar ke Partai Gerindra harus bersiap merogoh kocek dalam. Setidaknya, calon yang diusung pada pilgub nanti harus punya duit hingga Rp 430 miliar sebagai modal kampanye.
"Itu merupakan paket komplit (kampanye), sasaran kampanyenya per orang," kata Ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra.
Hal itu dikemukakan Sunatra kepada wartawan usai mengunjungi M Syahrir, salah satu balon, di kediamannya di Jalan Malang, Rabu (25/4/2012).
Perhitungannya, Gerindra membidik setengah dari jumlah pemilik hak suara di Jabar. Dari prediksi jumlah penduduk Jabar 43,3 juta orang dan pemilik hak suara 34,2 juta orang, Gerindra membidik 17,2 juta suara.
Untuk itu, cagub maupun cawagub yang diusung Gerindra harus punya dana Rp 430 miliar dengan asumsi 17,2 juta orang dikali Rp 25 ribu/orang.
"Dari mulai kaos spanduk, baliho, bendera, segala macam, per orang (sasaran kampanye) dihitung Rp 25 ribu," ucapnya.
Selain paket komplit, Gerindra juga punya paket hemat untuk kampanye. Namun jumlahnya tetap lumayan besar yakni Rp 175 miliar. Bedanya, sasaran kampanye bukan per orang, melainkan per wilayah.
Untuk satu wilayah atau titik simpul kampanye, dibutuhkan duit Rp 25 juta. Sementara di Jabar ada sedikitnya 7 ribu titik kampanye. "Untuk 7 ribu titik ini keluar angka total Rp 175 miliar yang peruntukannya bagi alat peraga, spanduk, baligho, kaos dan lain-lain. Sasarannya per titik (kampanye)," jelas Sunatra.
Disinggung dana tersebut berasal dari mana, ia menyebut itu merupakan kewajiban cagub maupun cawagub yang diusung. "Partai tidak mengeluarkan uang untuk kampanye," tegasnya.
Namun angka tersebut akan relatif lebih ringan jika Gerindra berkoalisi dengan partai lain. Sebab nantinya ada pembagian porsi anggaran untuk kampanye.
"Biasanya pembagiannya 60:40, 60 persen disediakan cagub, 40 persen disediakan cawagub," papar Sunatra.
(ors/ern)
Wow, Cagub Gerindra Harus Siapkan Dana Rp 430 M untuk Kampanye
Oris Riswan Budiana - detikBandung
"Itu merupakan paket komplit (kampanye), sasaran kampanyenya per orang," kata Ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra.
Hal itu dikemukakan Sunatra kepada wartawan usai mengunjungi M Syahrir, salah satu balon, di kediamannya di Jalan Malang, Rabu (25/4/2012).
Perhitungannya, Gerindra membidik setengah dari jumlah pemilik hak suara di Jabar. Dari prediksi jumlah penduduk Jabar 43,3 juta orang dan pemilik hak suara 34,2 juta orang, Gerindra membidik 17,2 juta suara.
Untuk itu, cagub maupun cawagub yang diusung Gerindra harus punya dana Rp 430 miliar dengan asumsi 17,2 juta orang dikali Rp 25 ribu/orang.
"Dari mulai kaos spanduk, baliho, bendera, segala macam, per orang (sasaran kampanye) dihitung Rp 25 ribu," ucapnya.
Selain paket komplit, Gerindra juga punya paket hemat untuk kampanye. Namun jumlahnya tetap lumayan besar yakni Rp 175 miliar. Bedanya, sasaran kampanye bukan per orang, melainkan per wilayah.
Untuk satu wilayah atau titik simpul kampanye, dibutuhkan duit Rp 25 juta. Sementara di Jabar ada sedikitnya 7 ribu titik kampanye. "Untuk 7 ribu titik ini keluar angka total Rp 175 miliar yang peruntukannya bagi alat peraga, spanduk, baligho, kaos dan lain-lain. Sasarannya per titik (kampanye)," jelas Sunatra.
Disinggung dana tersebut berasal dari mana, ia menyebut itu merupakan kewajiban cagub maupun cawagub yang diusung. "Partai tidak mengeluarkan uang untuk kampanye," tegasnya.
Namun angka tersebut akan relatif lebih ringan jika Gerindra berkoalisi dengan partai lain. Sebab nantinya ada pembagian porsi anggaran untuk kampanye.
"Biasanya pembagiannya 60:40, 60 persen disediakan cagub, 40 persen disediakan cawagub," papar Sunatra.
(ors/ern)



Sending your message