Detik.com News
Detik.com
Selasa, 17/01/2012 09:12 WIB

Baju Muslim Indra Indri Jadi Koleksi Artis

Avitia Nurmatari - detikNews
Baju Muslim Indra Indri Jadi Koleksi Artis
Bandung - Seorang artis biasanya tak lepas dari produk fesyen hasil merek-merek dunia. Selain untuk gaya hidup, juga agar penampilan artis tersebut lebih trendi dan percaya diri.

Namun ternyata, produk lokal pun jika berkualitas dan mempunyai ciri khas bisa dilirik para public figure. Salah satunya busana muslim Indra Indri by Albis Design. Produknya banyak dikoleksi oleh para artis top ibu kota, seperti Teuku Wisnu, Afgan, Agus Kuncoro, Irvan Hakim, Deswita Maharani. Bahkan oleh grup band papan atas, seperti Ungu, Kuburan dan Dewa.

"Selain dipakai artis, produk kami banyak dicari oleh konsumen dan kolektor dari berbagai daerah di luar pulau Jawa, seperti Makasar, Aceh, Kalimantan dan Papua. Bahkan ada kolektor dari Singapura dan Malaysia. Kedepan rencananya kami akan membuka cabang baru di Tanah Abang Jakarta dan di Zam-Zam Tower Arab Saudi, ujar Indri selaku Owner sekaligus Desainer Indra Indri kepada detikbandung.

Sementara untuk brand ambasador produknya, Indri menyunting pasangan Indra Bekti dan Aldila Jelita.

"Kami memilih Indra Bekti dan Dila (istrinya), karena kebanyakan orang sekarang ini menggunakan busana khususnya busana muslim selalu seragam artinya busana yang dipakai selalu disamakan, oleh karena itu, sebagai pasangan muda Indra dan Dila sangat cocok menjadi icon produk kami," jelas Indri.

Produk digemari Artis dan laku dipasaran bukan diraih Indri dengan cara instan. Bermula dari mimpi dan kerja keras semuanya bisa terwujud. Kini lewat Brand Indra Indri By Albis Design, produknya sudah di kontrak oleh Centro salah satu mall terkenal di Jakarta, dan memiliki 8 outlet dengan sistem Francise. Bandung sebagai kota kelahiran produk Indra Indri sendiri sudah banyak cabang yang menjual produk pakaian muslim ini. Di antaranya di Pasar Baru Bandung dan ITC Kebon Kalapa.

"Nama Albis sendiri, diambil dari singkatan alhamdulillah abis, karena hampir semua produk yang kami buat selalu laris manis terjual," tutur Indri.

Saat ini, untuk menjalankan dan demi kelancaran usahanya, Indri menggunakan 50 mesin bordir dan mempekerjakan 70 orang karyawan. Siapa saja bisa menjadi Indri yang memiliki usaha yang menghasilkan banyak rupiah. Mulai sekarang coba lirik potensi yang dimiliki anda. Siapa tahu bisa menjadi bisnis yang menjanjikan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(avi/tya)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%