detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 16/11/2011 08:17 WIB

Nostalgia Jajanan Sunda Jadul Yuk!

Avitia Nurmatari - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Tatar Sunda dikenal memiliki banyak keanekaragaman, mulai dari seni budayanya hingga kuliner. Hampir di semua daerah di tatar pasundan ini memiliki ciri khas makanan sendiri. Tak bisa dihitung ada berapa jumlah makanan yang bisa kita temui di setiap Kabupaten Kota di Jabar.

Sebut saja, Dede Wiratmadinata, niatnya untuk memperkenalkan kembali jajanan tradisional Sunda kepada masyarakat, diwujudkannya dengan membuka sebuah outlet kecil jajanan Sunda jaman baheula di Bali Heaven, Jalan Pasir Kaliki, Bandung.

Terinspirasi dari Amerika Latin yang memiliki pasar tradisional yang mengangkat tema daerah masing-masing, Dede kemudian mencoba mengadaptasinya dengan berjualan jajanan tradisonal di tengah maraknya jajanan modern di Indonesia.

"Saya pikir kenapa di Sunda tidak bisa seperti di sana (Amerika Latin-red). Padahal jajanan sunda itu lebih kaya, lebih beragam, dan rasanya lebih lezat," cerita Dede dengan antusias kepada detikbandung.

Tujuan Dede tak lain ingin menjaga warisan leluhur. Dede menginginkan jangan sampai generasi muda melupakan kekayaan jajanan sunda yang kini sudah nyaris tak dilirik.

"Saya ingin anak muda tahu, kalau sunda itu punya makanan unik. Rasanya juga tidak kalah enak dari yang modern," tegasnya.

Ada sekitar 26 macam jajanan jadul yang dijual Dede, di antaranya permen Kayu, angleng, jitdong, gulali kacang, jipang emping, noga, tengteng, sagon, aromanis dan masih banyak jajanan jadul lainnya.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(avi/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%