detikcom

Senin, 17/10/2011 18:20 WIB

Kisruh PSSI, Persib Pilih Sikap Netral

Oris Riswan Budiana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Sempat menunda pernyataan sikap soal kisruh di tubuh PSSI, Persib Bandung akhirnya buka suara. Hasil kesepakatan direksi dan komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), 'Maung Bandung' pilih bersikap netral.

"Banyak rekan-rekan pers yang nanya bagaimana sikap Persib. Persib ambil sikap berada di tengah-tengah (dua kubu)," ujar Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono saat ditemui wartawan di PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (17/10/2011).

Sebagai perwujudkan sikap netralnya, dalam waktu dekat Persib bakal mengirim surat ke PSSI. Isi dari surat itu meminta PSSI segera menyelesaikan konflik yang terjadi.

"Suratnya sedang kami susun dan akan diserahkan secepatnya. Intinya di surat itu Persib meminta PSSI segera menyelesaikan masalah dengan mengundang semua klub," ucapnya.

Dengan menghadirkan semua klub, ia berharap ada titik temu dari konflik yang terjadi. Sehingga, masing-masing kubu tidak merasa dirugikan dengan keputusan akhir yang didapat nanti.

"Intinya PSSI perlu berkomunikasi dengan kedua kubu. Harapan kami di sepakbola ini tidak ada lagi persoalan," kata Kuswara.

Dituturkannya, dengan menghadirkan kedua pihak, diharapkan keduanya sama sama mengutarakan keinginannya dengan terbuka di hadapan PSSI dan sesama klub peserta kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) musim 2011/2012.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ors/avi)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%