Detik.com News
Detik.com
Kamis, 22/09/2011 19:44 WIB

Pemain Persib Dibuat Linglung, Bobotoh Bersorak

Oris Riswan Budiana - detikNews
Pemain Persib Dibuat Linglung, Bobotoh Bersorak
Bandung - Ada yang berbeda dalam sesi latihan sore skuad Persib Bandung hari ini. Suasana terasa lebih ramai dari biasanya. Ratusan bobotoh yang biasanya lebih banyak diam, kini jadi lebih banyak bersorak, tepuk tangan, bahkan tertawa.

Hal itu terjadi karena para pemain Persib dibuat linglung oleh pelatih Drago Mamic. Spontan hal itu memicu tawa, sorakan, dan tepuk tangan bobotoh.

Dari 23 pemain yang ada, Mamic membagi mereka jadi dua tim. Di mana masing-masing tim diisi 10 pemain yang harus saling menyerang lawan ketika mendapat instruksi. Namun M Ilham mendapat tugas ganda dengan menjadi pemain netral dan membantu salah satu tim ketika menyerang.

Mamic menginstruksikan skuadnya melakukan serangan setelah mendapat aba-aba lewat peluitnya, sementara tim satu lagi bertahan. Hal itu terus dilakukan bergiliran.

Begitu ia meniup peluit, Drago langsung menunjuk ke arah yang diinginkan. Pemain yang sebelumnya menyerang ke arah selatan, tiba-tiba dibuat bingung karena mendengar peluit dan melihat instuksi Drago untuk bertahan.

Sebaliknya, pemain dari arah berlawanan melakukan serangan setelah sebelumnya harus menahan gempuran lawan. Namun saat Drago memberi instruksi, beberapa kali pemain sempat bingung. Beberapa di antaranya bahkan tidak mengikuti instruksi yang diinginkan Drago.

Namun beberapa detik setelah sadar, mereka langsung sibuk untuk mengikuti arahan Drago. Mereka ada yang tetap bertahan dan tetap menyerang. Beberapa di antaranya bahkan salah memberi umpan.

Sepanjang latihan yang berlangsung sekitar satu jam itu terus mendapat sorakan bobotoh. Sambil tertawa, bobotoh pun tetap memberi tepuk tangan meriah bagi Miljan Radovic dan kawan-kawan. Tepuk tangan pun ditutup dengan meriah saat skuad Persib selesai menjalani latihan.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ors/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%