Detik.com News
Detik.com

Rabu, 29/06/2011 19:19 WIB

Rumah Keluarga Indonesia, Alternatif Solusi Problem Keluarga

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Pada Hari Keluarga Nasional (Harganas), DPW PKS Jawa Barat meresmikan pojok pelayanan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) di Sekretariat DPW PKS Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta Bandung, Rabu (29/6/2011). Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Jawa Barat diharapkan bisa menjadi alternatif solusi bagi problem keluarga. Selain itu, RKI diluncurkan sebagai bentuk kegiatan untuk meningkatkan ketahanan keluarga.

Ketua DPW PKS Jabar H Tate Qomaruddin Lc menyatakan, RKI merupakan program unggulan yang ditetapkan dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) PKS Jabar. Program RKI diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Sekretariat DPW PKS Jabar Jalan Soekarno Hatta Bandung, Rabu (29/6/2011).

"Kita berharap program-program yang digulirkan RKI Jabar ini dapat menjadi salah satu cara dalam membantu pemerintah untuk memecahkan problematika keluarga yang ada di masyarakat," kata Tate dalam rilis yang diterima detikbandung, Rabu (29/6/2011).

Ketua Bidang Perempuan DPW PKS Jawa Barat Hj Ummi Utami Dewi SP selaku penanggung jawab RKI tingkat wilayah mengatakan, para konselor yang berkompeten dalam masalah keluarga akan bertugas mengisi program pelayanan Pojok RKI ini.

"Selain itu arena penitipan anak (daycare) yang dilengkapi dengan aneka fasilitas permainan anak dan pengasuh juga disediakan di sini," imbuhnya.

Ummi menambahkan, untuk tahun 2011, RKI baru di tingkat provinsi. Rencananya, tahun depan target pendirian RKI meluas ke skala kota dan kabupaten.

Selain itu juga akan dilakukan pembentukan Komunitas Sahabat Keluarga di 26 DPD PKS se Jawa Barat, sebagai sarana penguatan ketahanan keluarga Jawa Barat, imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, DPW PKS memberikan penghargaan kepada 3 keluarga kader teladan. Kriteria keluarga kader teladan di antaranya meliputi usia pernikahan di atas sepuluh tahun, keluarga harmonis dengan keterbatasan yang ada tetap istiqamah dan produktivitas dakwah tinggi, serta`mampu mengembangkan potensi anak baik akademis maupun nonakademis.

Penerima penghargaan keluarga kader teladan masing-masing pasangan Ustaz Muhammad Ibrahim-Entin Kartini dari Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Suparman-Reni Susanti dari Cikampek Kabupaten Karawang, serta Drs Harom Ruslan-Erna Mahendrawati dari Cipanas Kabupaten Cianjur.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(tya/tya)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%