Detik.com News
Detik.com

Rabu, 16/03/2011 12:24 WIB

Hotel Grand Kopo Bandung Sempat Diancam Paket Bom

Oris Riswan Budiana - detikNews
Hotel Grand Kopo Bandung Sempat Diancam Paket Bom
Bandung - Hotel Grand Kopo yang berlokasi di Jalan Kopo No 163, Kota Bandung, sempat diancam teror paket bom. Ancaman dilakukan Selasa (15/3/2011) sekitar pukul 18.00 WIB melalui telepon. Namun semua itu tidak terbukti.

Menurut salah seorang karyawan hotel yang enggan disebutkan namanya, ancaman diterima resepsionis, Agna. "Katanya sih lewat telepon orangnya ngancam akan ada paket bom yang meledak," katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (16/3/2011).

Ia menjelaskan, peneror diketahui bersuara laki-laki dan hanya menelepon beberapa detik saja. Agni yang menerima telepon pun panik dan ditindaklanjuti dengan laporan ke polisi.

"Enggak lama kemudian datang polisi. Setelah dicek, ternyata tidak ada barang mencurigakan. Aman," ungkapnya.

Diakuinya, teror bom sempat membuat tamu hotel dan karyawan panik. "Beberapa tamu dan karyawan sempat berhamburan keluar. Tapi setelah dinyatakan aman, semuanya kembali kondusif," jelasnya.

Sementara, pihak hotel baru akan melakukan print out semua telepon yang masuk kemarin. Salah satunya untuk mengetahui nomor telepon peneror.

"Mau diprint hari ini. Kemungkinan sih dari handphone si pelaku neleponnya," pungkasnya sambil menambahkan ancaman teror kemarin diserahkan ke polisi untuk menindaklanjutinya.

Pantauan detikbandung, di hotel tersebut tidak tampak ada tanda-tanda sempat diteror bom. Tamu hotel maupun karyawan tetap beraktivitas seperti biasa.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ors/bbn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
97%
Kontra
3%