detikcom
Minggu, 09/01/2011 20:44 WIB

Gitaris Kuburan Dipolisikan

Hasil Awal Pemeriksaan Dokter NYL Sudah Tidak Perawan

Oris Riswan Budiana - detikNews
dok. detik.com
Bandung - Sebelum melaporkan gitaris band Kuburan Donny Akbar Raymuzada ke PolrestabesBandung, NYL (22) telah melakukan pemeriksaan ke salah satu dokter di sebuah rumah sakit di Bandung. Hasilnya mahasiswi S2 sebuah kampus terkenal di Bandung ini sudah tidak perawan.

Hal itu diketahui dari keterangan NYL dan keluarganya kepada polisi. NYL mengakubaru melakukan visum kemarin di salah satu rumah sakit di Kota Bandung. Hasil visumnya sendiri belum bisa diketahui, namun berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, NYL sudah tidak perawan.

"Visumnya baru kemarin, hasilnya lengkapnya belum. Tapi hasil pemeriksaan sementara diketahui yang bersangkutan sudah tidak perawan" kata salah seorang sumber detikbandung di Polrestabes Bandung saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Minggu (9/1/2011) malam.

Meski hasil pemeriksaan dokter tersebut mengatakan NYL sudah tidak perawan, namun hal itu tidak bisa dijadikan bukti kuat bahwa dia telah diperkosa oleh Donny. Polisi pun baru akan mengumpulkan bukti-bukti dan memanggil saksi.

"Nanti kita kumpulkan dulu bukti, panggil saksi dan terlapor (Donny - red)," ucap sumber.

Sebelumnya, dengan didampingi ibu dan keluargnya, NYL melaporkan Donny ke polisi. Donny dituduh oleh NYL telah memperkosa dirinya sebanyak dua kali. Peristiwanya sendiri terjadi pada bulan Mei 2010 di sebuah rumah di Jalan Cijagra, Bandung.

Hingga saat ini sang gitaris Band Kuburan belum bisa dimintai konfirmasinya.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(afz/afz)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%