detikcom
Jumat, 24/09/2010 13:45 WIB

Atraksi di Udara Ditiadakan Pasca Pesawat Jatuh

Baban Gandapurnama - detikNews
foto: akun twitter @dogs_lovers
Bandung - Meski diwarnai insiden kecelakaan jatuhnya pesawat Super Decathlon PK-NZP, namun acara Bandung Air Show (BAS) tetap dibuka. Bahkan pengunjung masih terlihat ramai berdatangan. Namun atraksi pesawat di udara atau dinamic show untuk sementara akan ditiadakan.

Hal itu diungkapkan Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Asep Adang Supriyadi kepada wartawan di Lanud Husein Sastranegara Jumat (24/9/2010).

"Untuk sementara, atraksi pesawat dihentikan. Sementara static show atau pesawat yang terparkir saat ini tetap berlangsung," ujar Asep.

Asep menuturkan, pihaknya sudah menangani kejadian tersebut dengan berbagai cara. Sehingga acara BAS 2010 dapat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak mengganggu pengunjung yang hadir.

"Acara masih tetap berlangsung seperti biasa, pengunjung juga masih terus berdatangan," katanya.

Saat ditanya hingga kapan atraksi pesawat diudara ditiadakan, Asep menjawab singkat "Kita akan evaluasi lagi, tapi untuk hari ini ditiadakan," pungkasnya.

Pantauan detikbandung, di pintu masuk terlihat ratusan orang mengantri dengan membawa tiket masuk. Static show dari sederetan pesawat juga ramai dikerumuni oleh ribuan pengunjung. Mereka terlihat asik berfoto bersama teman dan keluarga. Serta tertarik melihat-lihat bagian dalam pesawat.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(tya/tya)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%