detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 03/08/2010 10:54 WIB

Mini Album Sarasvati

Didedikasikan untuk Hantu Bernama Peter

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Story of Peter, judul album solo perdana yang juga menjadi salah satu single andalan Risa Saraswati alias Sarasvati ini mengundang banyak tanya. Siapakan sosok Peter itu? Percaya atau tidak, Peter adalah mahluk halus sahabat Risa sejak ia duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Kepada detikbandung, Risa menuturkan bahwa Peter adalah salah satu dari 5 mahluk halus yang menjadi sahabat kecilnya saat tinggal di rumah terdahulunya di Jalan Ermawar, Bandung.

"Peter adalah teman masa kecil saya. Peter itu hantu yang tinggal di rumah saya pada saat itu. Saya menghabiskan banyak waktu bersamanya dan dia punya peran cukup besar untuk membentuk karakter saya menjadi seperti sekarang ini. Album ini didedikasikan untuknya," tutur Risa.

Peter adalah hantu pertama yang ia lihat. Selama satu tahun, Risa tidak menyadari bahwa ia bermain dengan mahluk beda dunia. "Setelah satu tahun saya baru sadar kalau mereka hantu," katanya.

Berikut cerita lengkap soal Peter dan teman-temannya yang dikutip dari http://ultrarisa.blog.friendster.com/

"Berawal dari pertemuan di gudang loteng rumah tua nenek saya itu, kami menjadi genx yang sangat akrab dan menyenangkan, mereka tiba-tiba datang berlima dari anak tangga menuju loteng..kami berkenalan, mereka juga lantas ikut bernyanyi sambil ngaca di cermin supergede yang ada di kamar loteng. Aneh juga sih..saya bukannya merasa asing dengan kehadiran orang-orang baru..tapi malah ikut cengengesan dan bermain-main bersama mereka. Menyenangkan juga, padahal teuing saha eta teh. Hari-hari selanjutnya akhirnya saya merasakan bahwa rumah adalah tempat yang paling menyenangkan di dunia ini, rasanya tidak sabar pulang ke rumah saat di sekolah. Asik banget!! Teman-teman saya bule semua! Dasar anak SD, saya ga pernah mempertanyakan darimana mereka, tinggal sama siapa, anak siapa..(padahal tetangga saya ga ada yang bule, jawa semua…hihi). Setiap saya pulang sekolah, mereka sudah berkumpul di loteng, atau kadang di kamar saya," cerita Risa dalam blognya.

Saat ini, tutur Risa, mereka masih berteman, namun tidak seintens saat ia masih kecil. Kelima teman istimewanya tetap menjadi anak kecil, dan Risa terus tumbuh sebagai wanita dewasa. "Dulu pernah Peter nyuruh saya mati juga, biar bisa terus main, pernah saya melakukan percobaan bunuh diri, tapi selalu selamat," tuturnya.

Dalam albumnya, Risa memang banyak bercerita berbagai pengalaman hidupnya, terutama dengan mahluk halus. "Memang banyak bercerita pengalaman pribadi di luar hubungan saya dengan manusia," ujar Risa yang juga memiliki indera keenam ini.

Untuk itulah ia mempersembahkan albumnya untuk Peter. Bahkan, menurut Risa, saat launching album Sarasvati-Story of Peter 22 Juli 2010 lalu, sosok Peter dan teman-temannya yang lain hadir dalam acara tersebut. "Mereka datang waktu launching, sengaja diundang," singkatnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(avi/tya)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%