Detik.com News
Detik.com
Senin, 10/05/2010 12:53 WIB

Miras Makan Korban di Cicalengka

Andri Haryanto - detikNews
Miras Makan Korban di Cicalengka
Bandung - Minuman keras kembali memakan korban. Seorang pemuda asal Cicalengka Indra Gunawan (23) diduga meninggal akibat mengonsumsi miras.

Pasien masuk ke RS AMC Cileunyi pada Minggu (9/5/2010) pagi. Menurut Kabid Pelayanan Medik RS ACM Vita Rahmawati, saat masuk ke RS pasien mengalami kejang perut dan muntah-muntah.

"Pasein tidak mengaku menenggak miras, tapi dari pengakuan teman-teman dia sempat minum alkohol," tutur saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/5/2010).

Menurut Vita diagnosa awal adalah akut abdomen atau kegawatdaruratan perut, meski demikian pihak dokter tidak bisa memastikan yang bersangkutan menenggak miras atau tidak.

"Harus ada pemeriksaan lebih lanjut tapi kecurigaan ke arah sana ada, berdasarkan riwayat dari teman-temannya," jelas Vita.

Sementara itu, hasil dari observasi UGD pasien mengalami dehidrasi berat karena muntah-muntah.

Ditambahkan Vita, jenazah korban sudah dibawa keluarga siang harinya sekitar pukul 14.30 WIB.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ema/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%