detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 10/05/2010 12:53 WIB

Miras Makan Korban di Cicalengka

Andri Haryanto - detikNews
Bandung - Minuman keras kembali memakan korban. Seorang pemuda asal Cicalengka Indra Gunawan (23) diduga meninggal akibat mengonsumsi miras.

Pasien masuk ke RS AMC Cileunyi pada Minggu (9/5/2010) pagi. Menurut Kabid Pelayanan Medik RS ACM Vita Rahmawati, saat masuk ke RS pasien mengalami kejang perut dan muntah-muntah.

"Pasein tidak mengaku menenggak miras, tapi dari pengakuan teman-teman dia sempat minum alkohol," tutur saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/5/2010).

Menurut Vita diagnosa awal adalah akut abdomen atau kegawatdaruratan perut, meski demikian pihak dokter tidak bisa memastikan yang bersangkutan menenggak miras atau tidak.

"Harus ada pemeriksaan lebih lanjut tapi kecurigaan ke arah sana ada, berdasarkan riwayat dari teman-temannya," jelas Vita.

Sementara itu, hasil dari observasi UGD pasien mengalami dehidrasi berat karena muntah-muntah.

Ditambahkan Vita, jenazah korban sudah dibawa keluarga siang harinya sekitar pukul 14.30 WIB.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ema/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close