Detik.com News
Detik.com

Rabu, 21/04/2010 10:37 WIB

Murid Playgroup dan TK Assalam Lenggak-Lenggok di Hari Kartini

Avitia Nurmatari - detikNews
Murid Playgroup dan TK Assalam Lenggak-Lenggok di Hari Kartini
Bandung - Kemeriahan dalam memperingati Hari Kartini, Rabu (21/4/2010) terlihat di Playgroup dan TK Assalam Jalan Sasak Gantung. Bak peragawan dan peragawati, sekitar 235 murid terlihat berlenggak-lenggok mengikuti fashion show baju adat dan profesi.

Sebelumnya, murid-murid playgroup dan TK Assalam melakukan konvoi ke sekitar Jalan Balong Gede dan Palaguna sekitar pukul 08.00 WIB. Usai konvoi, para murid mengikuti acara fashion show dan satu per satu menaiki panggung berukuran 2x1,5 meter untuk memamerkan kostum-kostum yang dikenakan.

Ada yang mengenakan pakaian adat Bali, Sunda, Jawa Kalimantan dan lain-lain. Selain memakai pakaian adat, sebagian dari mereka memakai busana profesi seperti suster, tentara, polisi, pemain basket hingga kostum peri.

Menurut Ketua Panitia Elis Cahya digelarnya acara ini untuk memperkenalkan sosok Kartini sejak dini. "Kita memperkenalkan kartini mulai dari hal kecil seperti fotonya," tutur Elis.

Selain itu, dengan acara fashion show, pihaknya ingin memperkenalkan pakaian tradisional yang sering kartini pakai. "Ini lho Ibu Kartini suka pakai kebaya dan pakaian tradisional," ujarnya.

Hingga pukul 10.30 WIB fashion show masih berlangsung di playgroup dan TK Assalam. Sebagian anak kecil ada yang menangis dan ada yang berjoget mengikuti alunan musik. Usai fashion show, setiap anak diberikan pin bergambar foto kartini bertulisakan 'Memperingati Hari Kartini 21 April 2010".

Salah satu orang tua murid, Fatimah (30) mengatakan dirinya sangat senang anaknya bisa mengikuti fashion show Hari Kartini. "Saya senang anak kecil pakai kebaya, jadi saja lebih memilih anak saya memakai pakaian tradisional Sunda, kota kelahirannya," ujarnya.

Berbeda dengan Meida (28), dirinya memakaikan kostum pakaian basket pada anaknya karena suaminya hobi main basket. "Anak ini memang suka basket sejak kecil, dan karena ayahnya suka main basket jadi saya pakaikan pakaian basket," jelasnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ema/dip)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%