detikcom

Senin, 22/03/2010 09:51 WIB

Pitsa Cone

Kriuknya Pizza Itali dalam Corong Es Krim foto

Ema Nur Arifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
pitsa cone (ema/bdg)
Bandung - Kelezatan pizza kini tak hanya bisa dinikmati di restoran atau cafe. Makanan asal Itali ini sudah turun ke jalan dan mulai merakyat. Bahkan, kemasan pun dibuat lebih praktis sehingga bisa tetap nyaman walau dimakan dengan standing party.

Bagaimana tidak, jika biasanya pizza dimasak di atas pan, kini malah dikemas dalam bentuk corong seperti es krim. Unik bukan?

Nia D Permana (27) atau akrab disapa Ajai ini memang sudah terjun sebagai pengusaha muda di bidang pizza sejak dua tahun lalu. "Awalnya saya bikin pizza pan," tutur Nia yang awalnya membuka gerai pizza di sebuah plaza di kawasan Dago.

Namun karena biaya sewanya cukup mahal, Nia kemudian mencari alternatif usaha pizza yang relatif lebih ringan. Berdasarkan hasil pencariannya di dunia maya, inspirasi membuat pizza dalam wadah cone pun muncul. "Kalau di luar negeri sudah banyak, jadi saya coba untuk buat di sini" jelas mahasiswi S2 ITB ini.

Usaha pizza ini dinamakannya Pitsa Cone. Menurut Nia, pelafalannya sengaja diplesetkan seperti orang Sunda mengucapkan kata pizza. Eksperimen awal untuk membuat pizza cone ini memang cukup alot. Terutama untuk mencari komposisi yang tepat dalam membuat roti pizza yang berbentuk corong.

Dengan tidak keluar dari idealismenya untuk membuat roti pizza yang benar-benar bercita rasa Itali, bukan cuma asal roti. "Awalnya harus eksperimen dan gagal bebebrapa kali. Tapi lama-lama akhirnya mendapatkan komposisi bahan baku yang tepat," tuturnya.

Untuk membuat cetakan corongnya pun bukan hal yang mudah. Awalnya Nia membuat dari besi karena tidak ada pembuat loyang kue yang bersedia membuatkan corong dalam jumlah sedikit. "Tapi akhirnya ada yang mau buat dalam jumlah selusin," jelasnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ema/avi)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%