detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 08:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 22/03/2010 09:51 WIB

Pitsa Cone

Kriuknya Pizza Itali dalam Corong Es Krim foto

Ema Nur Arifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
pitsa cone (ema/bdg)
Bandung - Kelezatan pizza kini tak hanya bisa dinikmati di restoran atau cafe. Makanan asal Itali ini sudah turun ke jalan dan mulai merakyat. Bahkan, kemasan pun dibuat lebih praktis sehingga bisa tetap nyaman walau dimakan dengan standing party.

Bagaimana tidak, jika biasanya pizza dimasak di atas pan, kini malah dikemas dalam bentuk corong seperti es krim. Unik bukan?

Nia D Permana (27) atau akrab disapa Ajai ini memang sudah terjun sebagai pengusaha muda di bidang pizza sejak dua tahun lalu. "Awalnya saya bikin pizza pan," tutur Nia yang awalnya membuka gerai pizza di sebuah plaza di kawasan Dago.

Namun karena biaya sewanya cukup mahal, Nia kemudian mencari alternatif usaha pizza yang relatif lebih ringan. Berdasarkan hasil pencariannya di dunia maya, inspirasi membuat pizza dalam wadah cone pun muncul. "Kalau di luar negeri sudah banyak, jadi saya coba untuk buat di sini" jelas mahasiswi S2 ITB ini.

Usaha pizza ini dinamakannya Pitsa Cone. Menurut Nia, pelafalannya sengaja diplesetkan seperti orang Sunda mengucapkan kata pizza. Eksperimen awal untuk membuat pizza cone ini memang cukup alot. Terutama untuk mencari komposisi yang tepat dalam membuat roti pizza yang berbentuk corong.

Dengan tidak keluar dari idealismenya untuk membuat roti pizza yang benar-benar bercita rasa Itali, bukan cuma asal roti. "Awalnya harus eksperimen dan gagal bebebrapa kali. Tapi lama-lama akhirnya mendapatkan komposisi bahan baku yang tepat," tuturnya.

Untuk membuat cetakan corongnya pun bukan hal yang mudah. Awalnya Nia membuat dari besi karena tidak ada pembuat loyang kue yang bersedia membuatkan corong dalam jumlah sedikit. "Tapi akhirnya ada yang mau buat dalam jumlah selusin," jelasnya.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ema/avi)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%