detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 23/11/2009 09:17 WIB

Miniatur Pesawat Made in Cimahi

Replika Pesawat Terbang Made in Cimahi video foto

Ema Nur Arifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Kedekatan Deden Sopian (40) pada dunia penerbangan, memberikannya ide membuat usaha pembuatan miniatur pesawat terbang. Usaha yang sudah berjalan selama empat tahun ini, sudah mendapatkan pengakuan dari Pemkot Cimahi, dan hampir dinobatkan sebagai kerajinan khas Cimahi.

Ide tersebut berawal saat Deden melihat souvenir pesawat terbang yang terpajang di Bandara Husein Sastranegara, tempatnya bekerja sehari-hari sebagai teknisi.

Deden, yang saat itu juga bergelut dalam usaha konveksi baju-baju penerbangan, tergerak untuk mencicipi usaha membuat replika pesawat terbang. Padahal, ayah dua anak ini mengaku sama sekali tidak tahu menahu tentang pembuatan miniatur pesawat terbang.

"Saya tanya sana sini tentang pembuatan replika pesawat terbang," tutur Deden saat ditemui di rumahnya sekaligus tempat workhsop di Jalan Cisangkan Hilir 202 Padasuka Cimahi. Termasuk bertanya pada toko kimia. Dari sana Deden disarankan untuk menggunakan bahan resin.

Memang membutuhkan waktu. Deden harus melalui eksperimen-eksperimen yang awalnya melahirkan kegagalan. "Terutama dalam membuat cetakannya susah," ujar lulusan STM penerbangan ini. Selain itu modal yang harus dikeluarkan untuk eksperimen juga cukup besar sekitar Rp 500 ribu.

Bekal pengalaman sebagai teknisi di sebuah maskapai penerbangan yang pernah digelutinya selama beberapa tahun, setidaknya memberikan Deden gambaran. Waktu yang dihabiskan untuk eksperimen pun tidak terlalu lama. Deden akhirnya bisa membuat cetakan sendiri yang dibuatnya dari bahan silikon.

Dibantu dengan beberapa saudara, Deden kemudian secara serius terjun mengembangkan usahanya dengan mengambil nama anak pertamanya, Tiara Collection. Dalam satu minggu Deden bisa menghasilkan 40 buah pesawat dalam empat jenis yaitu boeing, CN, helikopter dan foker 100.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ema/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close