detikcom
Rabu, 14/10/2009 09:25 WIB

Kebaya Rawis, Membuat Tubuh Over Size Tampil Manis video foto

Pradipta Nugrahanto - detikNews
Bandung - Untuk wanita bertubuh besar, bukan halangan untuk memakai kebaya agar tampil cantik. Namanya kebaya rawis. Kebaya ini ditujukan untuk anda yang berbadan over size.

"Tadinya kebaya ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan ibu-ibu hamil yang membutuhkan kebaya tanpa perlu kesusahan memakainya. Ternyata kesini-kesini banyak juga remaja dan wanita yang tidak hamil yang tertarik dengan model kebaya jenis ini," tutur Astri Kunto, pemilik Kebaya Geulis ketika ditemui detikbandung.

Model kebaya rawis ini memang sangat cocok untuk kaum hawa yang ukuran badannya tidak kecil. Di bagian perut kebawah loss sedangkan didada hanya dipasang satu kancing.

"Dengan model yang seperti itu, diharapkan pemakainya tidak kerepotan mengancingkan kebaya di bagian perut," imbuh Astri.

Untuk bawahannya, kebaya jenis ini juga cukup fleksibel bisa dipadankan dengan rok atau celana bahan.

"Untuk suasana yang semi formal, bawahannya tidak melulu kain jarik. Bisa juga memakai rok entah itu panjang atau pendek ataupun celana bahan," sambung Astri.

Sedangkan untuk daleman kebaya ini, Astri menyiapkan bustier dengan ikatan tali. "Kalau di tempat lain biasanya bustier sudah dibuat permanen. Kalau disini kami menggunakan tali dibelakang, yang dimasukan ke lubang-lubang seperti di sepatu. Jadinya semisal badan melar pun masih bisa dipakai," ujarnya.

Jika ingin mengenakan kebaya jenis ini untuk suasana formal, Astri merekomendasikan rok jarik rempel belakang. "Bawahan jenis ini memudahkan pemakainya dalam melangkah. Selain itu, karena panjang jadi bisa juga dipakai oleh muslimah," tutup Astri.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(dip/ema)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%