detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 05:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 05/08/2009 13:07 WIB

DPRD Bandung Periode 2009-2014 Dilantik

Anggota DPRD Termuda Berusia 21 Tahun

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Bandung resmi dilantik di ruang paripurna, Rabu (5/8/2009). Anggota DPRD periode 2009-2014 ini dilantik oleh Kepala Pengadilan Negeri Bandung Kresna Menon. Mereka rata-rata berusia di bawah 50 tahun. Anggota dewan yang termuda berusia 21 tahun.

Dengan resmi dilantiknya mereka, otomatis 45 anggota DPRD Kota Bandung periode 2004-2009 diberhentikan. Dari 50 anggota DPRD yang baru itu, terdiri dari 41 lelaki dan 9 perempuan.

Dari data yang dihimpun, usia para anggota dewan yang baru ini ialah 50 tahun ke bawah. Yang termuda ialah Yuni Nabila dari Partai Demokrat. Perempuan ini barus berusia 21 tahun.

Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan para anggota DPRD yang baru saja dilantik ini bisa mengemban tugasnya secara baik. Selain itu, Dada mengingatkan kepada mereka untuk hadir saat kegiatan rapat paripurna.

"Anggota dewan ini diimbau selalu datang dalam rapat paripurna. Kalau suasanan seperti ini (pelantikan, red) dengan datang semuanya, kan enak dilihatnya," jelas Dada saat memberikan sambutan.

Dalam pelantikan tersebut, ditunjuk dua pimpinan sementara untuk menjabat ketua dan wakil dewan. Ketua semetara dipercayakan kepada Tom-tom Dabbul Qomar dari Partai Demokrat. Sementara wakil sementara dipegang Tedy Rusmawan AT dari PKS.

Acara tersebut tidak dihadiri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Sehingga pembacaan pidato dibacakan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Dari 50 anggota dewan itu, 16 orang adalah muka lama. Partai Demokrat mendominasi perolehan kursi yaitu 20. Lalu PKS 9 kursi, PDIP 7 kursi, Golkar 6 kursi, PPP 3 kursi, PDS 1 kursi, Gerindra 3 kursi, dan PAN 1 kursi.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bbn/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close