detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 00:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 17/06/2009 10:27 WIB

Wisata Renang Murah Meriah di Karang Setra video foto

Ema Nur Arifah - detikNews
Bandung - Tidak terlalu sulit untuk menjangkau tempat ini. Jaraknya sekitar 6 kilometer dari pusat kota. Bisa ditempuh melalui Jalan Sukajadi lalu masuk beberapa puluh meter ke Jalan Sirna Galih. Dengan tiket yang cukup murah, masyarakat sudah bisa berwisata di Karang Setra Water Land.

Tidak heran jika tempat ini, seperti dikatakan Marketing Coordinator Karang Setra Water Land Asep Hendarsah menjadi pilihan bagi masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Walaupun menurutnya saat ini kalangan atas pun sudah mulai melirik.

"Harga tiket kita murah. Untuk anak sekolah hanya Rp 7.500 sedangkan umum Rp 12 ribu," ujar Asep.

Pengunjung pun datang dari berbagai tempat. Selain dari Bandung dan wilayah kabupaten Bandung, 20 persen pengunjung berasal dari luar kota.

Boleh jadi, selain murah, kepopuleran Karang Setra Water Land karena usianya yang sudah lebih dari 50 tahun. Wajar saja. "Kolam renang pertama di Bandung dan pernah menjadi kolam renang terluas se Asia Tenggara," ujar Asep.

Karang Setra Water Land didirikan tahun 1954. Bahkan peresmiannya langsung oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno. Namun pengelolaannya tidak di bawah pemerintah tapi di bawah PT Brata Jaya Utama. Perusahaan ini di bawah Yayasan Bhrata Bakti Polri karena lahan Karang Setra Water Land adalah milik yayasan.

Dibangun di atas lahan seluas 6 hektar. Untuk area kolam renangnya hanya menggunakan lahan sekitar 1,9 hektar. Sedangkan lahan sisanya selain digunakan untuk tempat parkir juga untuk hotel.




Ngobrol asyik tempat-tempat wisata Bandung di Forumbandung, ayo gabung!
(ema/tya)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%