Detik.com News
Detik.com
Rabu, 17/06/2009 10:27 WIB

Wisata Renang Murah Meriah di Karang Setra video foto

Ema Nur Arifah - detikNews
Wisata Renang Murah Meriah di Karang Setra
Bandung - Tidak terlalu sulit untuk menjangkau tempat ini. Jaraknya sekitar 6 kilometer dari pusat kota. Bisa ditempuh melalui Jalan Sukajadi lalu masuk beberapa puluh meter ke Jalan Sirna Galih. Dengan tiket yang cukup murah, masyarakat sudah bisa berwisata di Karang Setra Water Land.

Tidak heran jika tempat ini, seperti dikatakan Marketing Coordinator Karang Setra Water Land Asep Hendarsah menjadi pilihan bagi masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Walaupun menurutnya saat ini kalangan atas pun sudah mulai melirik.

"Harga tiket kita murah. Untuk anak sekolah hanya Rp 7.500 sedangkan umum Rp 12 ribu," ujar Asep.

Pengunjung pun datang dari berbagai tempat. Selain dari Bandung dan wilayah kabupaten Bandung, 20 persen pengunjung berasal dari luar kota.

Boleh jadi, selain murah, kepopuleran Karang Setra Water Land karena usianya yang sudah lebih dari 50 tahun. Wajar saja. "Kolam renang pertama di Bandung dan pernah menjadi kolam renang terluas se Asia Tenggara," ujar Asep.

Karang Setra Water Land didirikan tahun 1954. Bahkan peresmiannya langsung oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno. Namun pengelolaannya tidak di bawah pemerintah tapi di bawah PT Brata Jaya Utama. Perusahaan ini di bawah Yayasan Bhrata Bakti Polri karena lahan Karang Setra Water Land adalah milik yayasan.

Dibangun di atas lahan seluas 6 hektar. Untuk area kolam renangnya hanya menggunakan lahan sekitar 1,9 hektar. Sedangkan lahan sisanya selain digunakan untuk tempat parkir juga untuk hotel.




Ngobrol asyik tempat-tempat wisata Bandung di Forumbandung, ayo gabung!

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ema/tya)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%