Senin, 15/06/2009 12:17 WIB

Manjakan Anak di Area Hiburan Rumah Sosis

Avitia Nurmatari - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Masih bingung akan berlibur ke mana? Rumah Sosis yang berada di Jalan Setiabudhi 295 B bisa menjadi pilihan. Apalagi bagi anda penggemar sosis. Selain bisa menyantap sosis dengan berbagai varian, anda pun bisa manjakan anak di area hiburannya.

Sesuai dengan tema yang diusung Rumah Sosis Eat Swim and Play. Sebagian dari satu hektar luas Rumah Sosis, digunakan untuk arena bermain. Ada kolam renang, ATV, flying fox, rumah pohon, sepeda, wall climbing, hingga berkuda yang kudanya didatangkan langsung dari Lembang.

Anda cukup mengeluarkan biaya Rp 2 ribu per orang di loket yang terletak di seberang restoran Rumah Sosis untuk memasuki area hiburan. Namun anda harus membeli tiket khusus untuk bisa bermain di arena tersebut. Harga tiket untuk permainan khusus tersebut mulai dari Rp 7 ribu sampai Rp 25 ribu. Namun harga tersebut naik menjadi Rp 10 ribu sampai Rp 35 ribu saat akhir pekan dan hari libur Nasional.

Menurut Staf bagian manajemen area hiburan Ani, ATV adalah wahana yang paling digemari area pengunjung Rumah Sosis. "Dilihat dari penjualan tiket sih, sampai saat ini ATV yang paling digemari pengunjung," ujar Ani.

Khusus bagi pengunjung kolam renang, setelah puas berenang anda akan dimanjakan di bak ukuran 2 x 1,5 meter persegi yang berisi air bergelembung. Tempat itu diberi nama Yakuzi. "Kalau abis berenang, sebelum mandi biasanya pada berendam di Yakuzi dulu. Sebenernya sama air juga, tapi gelembung-gelembungnya itu bisa kayak mijit badan," jelas Ani.

Arena ini tidak hanya memanjakan anak-anak. Bagi anda gemar memancing, bisa memancing di kolam yang berisi ikan Mas dan Nila. Dengan membayar Rp 35 ribu, selama dua jam anda bisa melepas penat di hari libur dan memboyong ikan sebanyak 1 kilogram. Yang menarik, ikan yang berhasil anda pancing, bisa langsung dimakan saat itu juga, dengan meminta pegawai restoran untuk mengolahnya.

Menurut Meri (35) salah satu pengunjung Rumah Sosis, tempat wisata ini cukup lengkap dan pas untuk anak-anak. "Saya baru dua kali ke sini, tempatnya nyaman, selain bisa menikmati sosisnya, anak-anak juga bisa main sepuasnya, jadi di sini itu udah all in, ada tempat makannya, ada hiburannya juga," ujarnya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(avi/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
83%
Kontra
17%