detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 15:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 10/03/2009 08:15 WIB

Ferry Kurnia Rizkiansyah

Tampil Sejak Kecil Sampai Jadi Anggota KPU Termuda

Iwan Kurniawan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Untuk menjadi pemimpin butuh aktivitas dan pengalaman di luar pendidikan formal. Ini yang dirasakan Ketua KPU Jawa Barat, Ferry Kurnia Rizkiansyah. Sejak SMP, Ferry selalu tampil sebagai pemimpin juga aktif bergaul dan berorganisasi.

Ayah Ferry, Cholid Zawawi, hanyalah seorang guru SMP, dan ibunya Rike Sri Sunarisasi membuka warung kelontong di depan rumah. Secara ekonomi, keluarganya tergolong pas-pasan. Sering Ferry kecil meminta dibelikan sesuatu kepada ayahnya, namun tidak pernah dipenuhi.

"Biasa kelakuan anak kecil, merengek-rengek minta dibelikan mainan, tapi kondisi ayah saya yang hanya guru SMP, jadi tidak pernah dibelikan," ujar Ferry kepada detikbandung saat ditemui di ruangan kerjanya, Kantor KPU Jawa Barat, Jalan Garut, Bandung, akhir pekan lalu.

Bakat kepemimpinan Ferry sudah terlihat sejak SMP. Ia menjadi ketua OSIS SMP Negeri Buahbatu 1 dan selanjutnya menjadi sekretaris Majelis Permuswaratan Kelas di SMA Negeri 8 Bandung.

"Saya sudah suka mengikuti berbagai organisasi semenjak SMP," ujarnya.

Setelah lulus SMA, pria kelahiran Bandung, 21 Februari 1975 ini kuliah di jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (FISIP Unpad). Memasuki bangku kuliah, Ferry semakin aktif berorganisasi baik di internal kampus maupun LSM.

"Saya percaya, kampus hanya mengajarkan 30% ilmu yang saya dapatkan, 70% ilmu lainnya saya dapatkan di lapangan dan organisasi," ujarnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(lom/lom)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%