Detik.com News
Detik.com
Senin, 06/10/2008 08:46 WIB

Mimpi Buruk di Hotel Istana

Pengirim: Amir Maulana - detikNews
Mimpi Buruk di Hotel Istana
Bandung - Saya dan keluarga besar menginap di Bandung, dalam rangka Lebaran. Saya minta adik ipar saya Kiki, untuk mencari hotel. Akhirnya kami menginap di Hotel Istana Bandung. Saya dulu tahu bahwa Istana cukup bagus, karena saya alumni Unpas.

Kami menginap di tiga kamar. Dua malam di kamar 104 dan 105 serta tiga malam di kamar 103. Kamar mandi 103 banyak kecoa. Kamar 105, AC sering mati dan tidak ada remote. Telepon kamar rusak, heater kurang panas. Kamar 104 AC kadang mati. Kasihan anak saya jadi kapanasan.

Kami mengadukan ke pihak hotel, tetapi dari mereka tahu bahwa manajemen hotel juga tidak ada perbaikan maupun sistimnya yang tidak jelas. Staff hotel berusaha untuk membetulkan AC, tetapi karena kondisi AC yang sudah lama-perlu diganti-, maka usaha yang mereka lakukan sia-sia.

Mohon pihak manajemen Hotel Istana untuk memperhatikan fasilitas-fasilitas apa saja yang perlu direnovasi/up-grade. Karena usaha hotel itu jasa maka hal ini perlu diperhatikan jika memang masih memerlukan tamu/customer. Terima Kasih.

Amir Maulana
a3_r@hotmail.com
Jl. Alam Pesanggrahan X No. 14 Bukit Cinere Indah, Cinere, Limo, Depok 16514
HP: 081519966188

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lom/lom)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%