detikcom
Kamis, 19/06/2008 12:37 WIB

Rumah Mungil Untuk si Cantik Barbie

Ema Nur Arifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Inspirasi, sesuatu yang dicari. Kadang begitu sulit ditemukan namun bisa pula mengetuk pintu secara tiba-tiba.

Inspirasi itu mungkin bisa datang dari anak anda. Seperti yang terjadi pada Ruth Handler. Saat dia memperhatikan anaknya, Barbara bermain boneka, ternyata anaknya menyukai boneka wanita dewasa.

Hal itulah yang membuat Ruth dan suaminya Elliot tergerak membuat boneka wanita dewasa yang namanya diambil dari nama putri mereka Barbara yaitu Barbie. Barbie kini menjadi boneka abadi sepanjang masa.

Inspirasi serupa pula lah yang terjadi pada Heri Herdian. Ketika dia melihat anaknya bermain boneka, keinginan untuk membuat rumah boneka pun muncul.

Dari keinginan untuk membahagiakan sang buah hati, sebuah usaha pembuatan rumah barbie akhirnya dirintis hingga kini berusia 10 tahun.

Carissa Barbie. Toko yang terletak di Jalan BKR No 136 di depan Jalan Sriwijaya ini akan membuat pengunjungnya larut dengan boneka-boneka cantik yang pernah menjadi ikon feminitas.

Rumah-rumah mungil barbie berjejer dalam balutan warna-warna permen yang manis, paduan pink dan ungu. Gereget untuk membawa pulang dan menata rumah mungil itu di rumah.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ema/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%