Detik.com News
Detik.com

Kamis, 19/06/2008 12:37 WIB

Rumah Mungil Untuk si Cantik Barbie

Ema Nur Arifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Rumah Mungil Untuk si Cantik Barbie
Bandung - Inspirasi, sesuatu yang dicari. Kadang begitu sulit ditemukan namun bisa pula mengetuk pintu secara tiba-tiba.

Inspirasi itu mungkin bisa datang dari anak anda. Seperti yang terjadi pada Ruth Handler. Saat dia memperhatikan anaknya, Barbara bermain boneka, ternyata anaknya menyukai boneka wanita dewasa.

Hal itulah yang membuat Ruth dan suaminya Elliot tergerak membuat boneka wanita dewasa yang namanya diambil dari nama putri mereka Barbara yaitu Barbie. Barbie kini menjadi boneka abadi sepanjang masa.

Inspirasi serupa pula lah yang terjadi pada Heri Herdian. Ketika dia melihat anaknya bermain boneka, keinginan untuk membuat rumah boneka pun muncul.

Dari keinginan untuk membahagiakan sang buah hati, sebuah usaha pembuatan rumah barbie akhirnya dirintis hingga kini berusia 10 tahun.

Carissa Barbie. Toko yang terletak di Jalan BKR No 136 di depan Jalan Sriwijaya ini akan membuat pengunjungnya larut dengan boneka-boneka cantik yang pernah menjadi ikon feminitas.

Rumah-rumah mungil barbie berjejer dalam balutan warna-warna permen yang manis, paduan pink dan ungu. Gereget untuk membawa pulang dan menata rumah mungil itu di rumah.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ema/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%