DetikNews
Selasa 10 November 2015, 00:00 WIB

Dari BII Menjadi Maybank, Apa Bedanya?

Advertorial - detikNews
Dari BII Menjadi Maybank, Apa Bedanya? Foto: adv
Jakarta -

Jika sebelumnya Anda adalah nasabah BII, jangan kaget ketika bank tempat Anda biasa menabung dan melakukan transaksi keuangan tersebut berubah nama. Ini karena BII resmi berganti identitas menjadi Maybank Indonesia. Peresmian identitas baru tersebut dilakukan di kantor pusat Maybank di Senayan, Jakarta, 2 November 2015 lalu.

Selaras dengan aspirasi untuk menjadi pemimpin jasa keuangan di regional diperlukan kesamaan identitas agar nasabah dan stakeholder mudah mengenalnya. Oleh karena itu identitas BII berubah menjadi Maybank Indonesia.

Pergantian identitas ini adalah langkah transformasi agar selaras dengan perusahaan induknya yang juga pemegang saham mayoritas BII, yaitu Malayan Banking Berhad (Maybank). Maybank Indonesia juga menjadi bagian dari Grup Maybank yang adalah penyedia layanan keuangan terbesar ke-4 di regional Asia Tenggara.

Lalu apa perbedaan yang ditawarkan Maybank? Jelas layanan yang lebih baik, produk-produk perbankan dan keuangan yang lebih bermutu dan jaringan yang lebih luas. Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria menyampaikan dengan bertransformasi menjadi Maybank Indonesia dan menjadi bagian Grup Maybank, dampak positif paling terlihat pada kualitas produk dan layanan perbankan.

Sebelum bertransformasi menjadi Maybank Indonesia, BII sendiri sebenarnya telah menjadi salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Terdapat 460 kantor cabang termasuk cabang Syariah dan kantor mikro.

Sudah tersedia juga 1.600 ATM termasuk cash deposit machine dan terkoneksi dengan lebih dari 20.000 ATM yang tergabung dalam jaringan Prima, ATM Bersama, ALTO, Cirrus dan MEPS di Malaysia.  Dengan bertransformasi menjadi Maybank, akan lebih baik lagi, khususnya akses pada jaringan 3.500 ATM Grup Maybank di Malaysia dan Singapura.

"Produk dan layanan perbankan Maybank Indonesia akan terus meningkat sesuai standar regional dan internasional. Proses menjadi bagian dari pengembangan bisnis Grup Maybank ini akan membuat Maybank Indonesia maju ke tahap yang lebih besar, lebih baik dan lebih kuat," ujarnya.

Grup Maybank saat ini memiliki jaringan di 19 negara, didukung oleh 2,400 kantor cabang untuk melayani kurang lebih 22 juta nasabahnya yang tersebar di seluruh dunia. Maybank Indonesia akan menjadi bagian dari perusahaan perbankan dengan total aset 176 Miliar dollar AS ini.

Dengan demikian kualitas layanan dan kemudahan bertransaksi dengan jaringan perbankan yang lebih luas milik Grup Maybank juga dapat dirasakan oleh nasabah Maybank Indonesia. Terutama mereka yang sering bepergian ke luar negeri untuk kepentingan bisnis. Proses transformasi identitas Maybank Indonesia ini adalah kelanjutan dari kehadiran Grup Maybank di Indonesia pada 2008. Saat itu Maybank melalui perusahaan Maybank Offshore Corporate Service (Labuan) Sdn. Bhd. resmi menjadi pemegang saham PT Bank Internasional Indonesia, Tbk (BII).

Kehadiran Grup Maybank di Indonesia membuktikan komitmen dan optimisme pada perbankan Indonesia.  Oleh karena itu, secara berkesinambungan  Grup Maybank akan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi serta perkembangan industri perbankan Indonesia. 

Ke depan Grup Maybank akan terus memberi dukungan bagi Maybank Indonesia dalam memperkuat posisinya di tanah air dan juga menyediakan platform regional bagi ekspansi Maybank Indonesia ke depan. 




(ad/ad)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed